/
0 Comments
[Pemilik-foto/doc/moto pemimpin suku mee dan cita-citanya]

KABAR-WAKOUPO.COM - Dalam diskusi-diskusi kelompok orang mee di setiap waktu yang baik, mereka banyak berdiskusi akan menjadi orang nomor satu di provinsi papua. memimpin orang Papua dari kursi yang paling di hormati. mereka berkata kita harus bersatu dan saling mendukung diwaktu-waktu mendatang. mereka saling berbisik kita akan itu, kita akan ini. luar biasa, namun ini sebuah mimpin besar yang harus dicapai bersama. sudahkah?

Selain itu, kelompok intelektual sering bercerita sejarah hidup orang mee, dari yang perkembangan pendidikan sampai dengan atmosfer hidup saat ini. keyakinan dalam cerita itu sudah menjadi kondisi yang tercipta tetapi dalam prakteknya situasi menjadi bom pada mimpi besar yang dicita-citakan itu. tepatkah?

Pertanyaan yang sudah dilupakan setelah bermimpi. Bagimana harus memulai? Dimana letak kekuatan?soalnya.?

1). Bermimpi besar tapi, tidak bersatu. bersatu pun hanya ditingkatang kaum elit(prutokrasi).
2). bermimpin besar tetapi saling menghalanggi masih masif di daerahnya sendiri(egosentris).
3). bermimpi memimpin Papua tetapi jago politiknya hanya di tingkatan daerah, uang di pakai habis hanya untuk saling menjatuhkan karena demdam klas politik.
4). Bermimpi besar namun keutuhan masyarakat sudah pecah hanya karena pengaruh politik lokal.

Energi sudah habis ditingkatan saling membencih didaerah. Energi habis dipertenggahan saling kritik yang tidak etis. Energi telah habis di permainan saling suap diantara kaum kepentingan politik. Energi akan habis bicara soal politik daerah. bagimana?,sudahkah bermimpi?. Kapan Bagunnya?

Tolak tapi besok terimah. Terimah tapi besok tolak. situasi yang datang hanya menawarkan kita manusia untuk berpikir lagi. tergantung kita. dampak adalah pilihan kebijakan pemimpin dan itu demokrasi ril karena sistem pemilihan kepala daerah adalah rakyat berdaulat.kita yang memilih. ketika pemimpin berdiri diseberang dari rakyat maka kebijakan pun berseberangan sana.rakyat menjadi babu. 

Suara rakyat adalah suara Tuhan bagi Negara yang menghormati konstitusinya. pemimpin di pilih rakyat dan diangkat menjaga garis negara oleh kepala Negara. tapi rakyat tetap memiliki kekuatan yang lebih besar dari lembaga apapun dalam negara, bahkan dunia. bersuara adalah cara rakyat menolak tapi harus melalui wadah yang formal. narasi serta argument vocal harus menjadi teman dalam definisi hukum demi merobohkan kebijahkan yang ceroboh. Walaupun Pagi Akan Mekar, Sore bisa saja Membusuk
Artinya.?
Meepago hidup bahagia dengan Uang. tidak Ada personal yang menyakiti kantong negara. judi Uang melalui lelang jabatan dan uang sudahlah relatif. inilah tumor pemimpin meepago saat ini. tidak papalah lanjut saja dengan cara menyogok sampai energi habis dan mempuna. 

Besok pemda akan sosialisasi perda yang mempersulit orang papua sendiri. lebih gila lagi setelah negara memprediksi miliki kekuatan di Papua, kemungkinan otsus akan dihentikan dengan cara yang berbeda dengan solusi baru yang lebih menekan orang Papua".


Kedepan Meuwo akan dipenuhi oleh  orang lain... Dan selamat tersingkir warga meuwodide yang sekolah tinggi2 tapi TIDAK kompetitif akan tersingkir dan jadi penonton setia.... Karena waktu kuliah yang tahu hanya pacaran... Main Bola Volly kalau waktu luang,, waktu kosong tidak belajar tadi duduk-duduk saja,, bagi saya Sama sekali TIDAK persalahkan BUPATI Meuwodide,,

Harus kita akui kekurangan kita,, BUPATI-BUPATI meudide mau rubah Wajah pembangunan tapi kalau Meeyoka tidak ada yang kompetitif inovatif yaa....Jadinya datangkan orang lain...(Iyowoya)

Tingkatan program pemberdayaan dan pendampingan, OAP Papua benar tak berdaya

Sekolah-sekolah pasang surut KBM-nya bahkan ada sekolah yang tinggal nama tanpa KBM selama sekian lama, namun dianggap biasa. Beberapa generasi menjadi buta huruf yang suatu saat berdampak pada kuantitas hasil SDM menurun. 
Kita sudah gagal membangun pendidikan selama 21 OTSUS lalu & kini orde baru OTSUS diberlakukan."

Anak daerah yang direkrut menjadi Pegawai Honorer dan PNS belum menjiwai kerja akibat semangat masuk kantor berpatokan pd masuk tidaknya pemimpin daerah dan juga orientasi kerja pada uang.

Sama halnya,  perekrutan CPNS berorientasi pada uang dan yang siapkan uang besar ialah Iyowoyaa. 
KONDISI INI memberi peluang kepada Iyowoyaa, sebab jika SDM kita belum siap atau jumlahnya terbatas, maka para pengambil kebijakan tentu berpikir rekrut Iyowoyaa."

Disini kita mau salahkan siapa kepada siapa, sebab kita tahu dan bicara putra daerah, tetapi pasti ada Iyowoyaa di dalamnya sekalipun sopir misalnya. Apalagi yang lain-lain yang berkaitan dgn CPNS atau tenaga kontrak akibat minimnya SDM.
JADI, kita butuhkan SDM dalam jumlah banyak, membangun disiplin kerja, buang mental bos yang tidak duduk kerja.


MEPAGOO BUTUH PEMIMPIN YANG LOYAL, AMANA ALIH DAN, BER'WIBAWAH KEPADA RAKYAT.


KEMIMPINAN adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan pembagunan orde lama dan orde baru.? (MEPAGOO)

Ruang vakum yang saya maksud adalah tidak ada keselarasan kehendak bebas, pilihan bebas untuk percaya dalam ruang akal akademis yang sehat yang terbangun dan dibangun dalam iklim saling percaya. (Kembali ujar MEPAGOO intonasi ber'wibahwa)

*, Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pemimpin suatu daera atau provinsi harus pengrajin, atau praktisi persesuai pengalaman pendidikan lalui.

*, Dalam hubungan ini sang ahli pemimpin diharapkan sebagai bagian dari peranya memberikan pengajaran/instruksi
Kebanyakan orang masih cenderung mengatakan bahwa pemimipin yang efektif mempunyai sifat atau ciri-ciri tertentu yang sangat penting misalnya, kharisma, pandangan ke depan, daya persuasi, dan integritas

*, Dan memang, apabila kita berpikir tentang pemimpin yang seperti impulasi hak merakyat namun, pemimpin wilayah MEPAGOO harus mengakui bahwa sifat-sifat seperti itu melekat pada diri mereka dan telah mereka manfaatkan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan.

TERUTAMA PEMIMPIN UNTUK MASYARAKAT JELATA.

(1) Fokus pada hasil, bukan pada gaya

Hasil lebih diutamakan daripada hanya sebuah gaya dalam memimpin suatu kabupaten atau provinsi. Pastikan Anda dikenal oleh banyak orang karena hasil kepemimpinan Anda yang sangat baik, bukan hanya karena gaya kepemimpinan. Disini gaya dalam kepemimpinan memang terkesan mempengaruhi hasil dari apa yang dipimpin. Namun jangan biarkan hasil kepemimpinan Anda lebih buruk atau tidak terlihat hanya karena terlalu banyak gaya yang digunakan dalam memimpin. 

(2) Usir Keraguan terhadap diri sendiri

Ada kalanya seorang pemimpin merasa dirinya tidak bisa dan tidak berguna untuk anak buah dan jajarangnya. Meragukan diri sendiri akan secara perlahan suatu pemerintaan menumbuhkan keraguan bahwa kebun pegawai akan mampu untuk tumbuh besar. Jangan ragukan sedikitpun kemampuan diri kita dalam memimpin suatu pemerintaan atau seseorang. Saat ada mereka yang memilih kita untuk menjadi seorang pemimpin, maka itu prestasi yang patut kita banggakan. Usir keraguan terhadap diri sendiri dengan memuji apa yang telah kita capai, tapi ingat jangan terlalu berlebihan. Jadikan ini sebagai prestasi untuk diri sendiri, dan untuk menumbuhkan semangat terhadap diri sendiri kita.

(3) Dapat diandalkan

Pemimpin sukses membiarkan dirinya diatur oleh kolega. Perhatikan: diatur, bukan dikendalikan. Pemimpin membuktikan diri dapat diandalkan sehingga para bawahan jadi yakin bahwa mereka akan dibantu ketika dalam kesulitan. Dengan membimbing dan mendukung pegawai, sikap dapat diandalkan juga menunjukkan bahwa bos tidak cuma peduli dengan kariernya, tapi juga karier pegawai. 

(4) Berkomunikasi

Ini adalah hal yang tidak bisa diremehkan. Walaupun hanya dengan 5-10 staff, akan sangat sulit untuk mengetahui apa yang terjadi dengan mereka. Dalam usaha untuk berkomunikasi, seluruh staf akademisi bakan juga rakyatisme harus merasa bahwa mereka penting dalam koneksi tersebut, dan membuat mereka merasa memiliki momentum, bahkan dalam keadaan sulit entah sekalipun. 

(5) Menjaga yang sudah terbentuk

Pastikan untuk lebih memantapkan diri menjadi seorang pemimpin yang baik, Anda harus mampu menjaga apa yang sudah terbentuk sebelumnya. Jangan mudah terpengaruh dengan arus yang membawa Anda merubah apa yang sudah ada. Lakukan dan pastikan setiap perubahan Anda lakukan untuk menuju menjadi yang lebih baik, bukan hanya dengan alasan mengikuti perkembangan zaman yang sedang trend. Ini akan menjadi buruk, saat Anda mudah tergoyah dan merusak segalanya. 

(6) Tetap murah hati

Dan yang terakhir, yang paling penting. Tetaplah menjadi seorang yang murah hati. Jangan biarkan sebuah jabatan membuat kita lupa siapa diri kita sebelum ini. Pemimpin besar yang berhasil dan dihargai banyak orang adalah mereka yang sukses menguasai diri untuk tetap menjadi murah hati. Latih diri kita untuk tetap menjadi pemimpin yang rendah hati dan tidak terlalu berfikir untuk selalu diatas. Menjadi murah hati juga akan membawa kita untuk terus belajar dan belajar lebih baik dari sebelumnya. 

(7) Mengambil keputusan

Pemimpin sukses adalah pengambil keputusan yang ahli. Mereka bisa melakukannya dengan memfasilitasi dialog, agar para kolega dapat meraih kesimpulan strategis, atau mereka bisa melakukannya sendiri. Mereka fokus “membuat sesuatu terwujud” sepanjang waktu — sebuah pengambilan keputusan yang menyuburkan kemajuan kariel. Para pemimpin sukses tidak membuang-buang waktu di masalah yang mengganggu momentum. Mereka tahu caranya mengambil 30 keputusan dalam 30 menit. 
Penulis adalah aktivis kemanusiaan dan pengamat sosial budaya agama & pemerinta. 𝑨𝑩𝑬𝑻 𝑴𝑶𝑻𝑬

You may also like

[Pemilik-foto/doc/moto pemimpin suku mee dan cita-citanya] KABAR-WAKOUPO.COM - Dalam diskusi-diskusi kelompok orang mee di seti...

Tidak ada komentar: