/
0 Comments

kabar-wakoupo.com-Ditengah masyarakat majemuk yang terus berkembang secara dinamis tentang "Bernegara Diera Modern" Menggunakan Etika Kenegaraan Modern (Rm. Frans Maknis Soseno). akibat, kebudayaan kriminal sosial demokrasi dan Masifnya Penyakit Sosial Masyarakat yang dirawat sepanjang 20 Tahun setelah UU Otonomi Khusus Nomor 21 Tahun 2021. 

76 Tahun Indonesia Merdeka ini,  Pendukung Fransbro mengharapkan Masyarakat Nabire yang kontruktive, produktive dan mencintai perubahan terutama Proses Demokrasi yang berkembang tidak Reformasive dikarenakan pemahaman masyarakat rendah dalam politik kepartaian bahwasannya Pilkada Kabupaten Nabire Menimbulkan beberapa Opsi?

Beberapa opsi yang dapat ditimbulkan adalah PSU II yang dapat diulang akibat kelalaian Lembaga Penyelenggara Misalnya Komisi Pemilihan Umum, Badan Penyawas Pemilihan Umum, ruang kontrol keamanan sepanjang proses Pengumutan Suara Ulang Tahap I, terdapat banyak Petugas KPS dan Petugas TPS yang tidak melaksanakan prinsip kejujuran dan Keamanan membiarkan transaksi money politik terjadi adalah kelalaian keamanan yang menimbulkan PSU II dapat terulang kembali. 

Opsi yang lain setelah putusan MK adalah Diskualifikasi Ketiga Paslon dengan maksud kembali calon ditahun 2024 Pilkada Serentak diseluruh Indonesia. Diskualifikasi Bakal Calon dapat terjadi akibat tindakan-tindakan kriminal dalam prosss pemilihan Umun dan PSU I dikabupaten Nabire yang manipulative, masif dan melanggar koridor hukum dan sepanjang tiga tahun akan di Jalankan oleh Pjs. dr. Anton Mote sebagai Bupati Sementara. 

Diskualifikasi ketiga paslon akan memberikan kesempatan bagi para bakal calon lain diluar dari ketiga bakal calon untuk dapat mencalonkan diri sebagai Calon Bupati dalam proses Demokrasi pilkada 2024. Itu adalah Sejarah Baru dalam pilkada seluruh Nusantara. 

Pendukung Pasangan Fransbro sedang memberikan suatu Kebudayaan Pokitik Sesuai Etika Kenegaraan Modern agar tercapai Kematangan Demokrasi. Praktek demokrasi yang jauh dari Praktek-Praktek Kotor misalnya HOAX,  Money Politik dan Politik Disintegrasi sebagai INDONESIA UTUH, TOTALITER dan PLURALIS (Bhineka Tunggal Ika) yang berjiwa Pancasila sesuai konstitusional. 

Paslon Fransbro yang dihujat secara hoax, secara Ishu Kriminal dan Penghinaan yang bernuansa motifasi uang adalah Masyarakat yang terlanda akibat Penyakit Sosial-Kebudayaam Togel, Dadu, Judi Kartu, Miras dan Seks Bebas adalah corong kebebasan dalam kehancuran kebangsaan prulalisme sebagai Aset Negara Merdeka 76 Tahun yang mesti dibebaskan oleh pemimpin yang berkualitas berorientasi Perubahan dalam Kemajuan Indonesia.  

Penting dalam Proses Pilkada di Kabupaten Nabire bukan diukur dari Suara Terbanyak karena PSU, Bukan Juga Tingkat Kriminal dan Bukan juga Money Politik tetapi PILKADA NABIRE diangkat oleh Hati Rakyat dan Pilihan Demokrasi yang diarahkan oleh KAUM INDEPENDENT melalui Mahkama Kontitusi yang memandang Peradaban Masyarakat harus diselamatkan dari terutama dalam HUT 76 Indonesia Merdeka, Kabupaten Nabire adalah Barometer Negara demi tercapainya pemilihan Kepala Daerah yang Bersi, Murni, Adil dan Bijaksana dikemudian Hari.  


Edithor: Admin

You may also like

KETERANGAN   FRANSBRO MENGUCAPKAN DIRGAHAYU 76 TAHUN INDONESIA MERDEKA kabar-wakoupo.com -Ditengah masyarakat majemuk yang terus...

Tidak ada komentar: