Halaman pacebook
Adnw
Iklan adsrr
Kabar Wakoupo.com hadir sebagai wahana guna menelaah berbagai hal secara tajam, lugas, berimbang, otentik, dan tidak provokatif.
keterangan fhoto diatas adalah semangatnya memperjuangkan demi untuk papua merdeka from suatu negara yaitu NKRI.
NABIRE KABARWAKOUPO.COM - Apa Solusi Konflik Papua? Sejarah factual 1969 dan bagaimana penyelesaianya?
Refrendum adalah cara penyelesaian masalah antara Indonesia dan Papua. Indonesia sebagai colonial yang mengklaim wilayah teritori Papua barat dalam negaranya dan Papua sebagai wilayah milik orang Melanesia. Terjadi berbagai masalah di wilayah Papua barat yang mengorbangkan Nyawa rakyat akibat aksi kekerasan Indonesia melalui kekuatan militer.
Indonesia seharusnya membuka ruang diskusi untuk membahas tentang melakukan referendum ulang. Karena pada tahun 1969 dimana rakyat papua melakukan referendum dalam penuh kepanikan dan dipaksakan secara kekerasan sehingga Pepera 1969 direkayasakan Oleh Indonesia.
Konflik papua ini tidak selesai -selesai hingga sekarang akibat Indonesia tidak membuka ruang untuk rakyat papua menentukan nasib sendiri bahwa rakyat Papua memilih untuk tetap dengan Indonesia atau memilih Merdeka adalah hasil akhir rakyat Karena apapun hasil adalah hak pilihanya. Apakah ada konflik lain yang membuat Indonesia tidak mebuka diskusi tentang Refrendum Ulang? Iya. Masalahnya adalah PEPERA Rekayasa tahun 1969 yang mana PBB menetapkan 2504 di pasal PBB. Indonesia Karenanya malu ketahuan Data Penipuan yang diusulkan tentang Pepera 1969 di Papua, selalu kelabuhi untuk membuka diskusi penyelesaian masalah pelanggaran ham dipapua.
Apakah Indonesia pemilih referendum? Tentu tidak! Karena mereka bukan keturunan Melanesia Papua barat. Mereka adalah pendatang, mereka juga mempunyai wilayah tersendiri dalam negara yang sedang mereka mengakui adalah negara Indonesia. Bagi papua! Karenanya Papua Melanesia dan mempermasalahkan soal tanah Papua dan berbagai pelanggaran Ham maka yang layak menentukan nasib adalah rakyat Papua itu sendiri. Sekalipun pendatang yang datang sebelum 1969 pun tidak ikut memilih Karena dia bukan dari Papua.
Untuk menyelesaikan masalah papua melalui referendum sangat mudah asalkan rakyat bersatu setujuan “KOMMUNE” menuju pada kehidupan kebersamaan rakayat Papua kedepan tanpa masalah. Selanjutnya perlu adanya penggugatan Pepera 1969 pasal 2504 di PBB, barulah kita melakukan referendum ulang Karena PBB ketahui bahwa 2504 tersebut dianggap sebagai pasal mutlak bahwa orang Papua sudah menyerah. Padahal pihak PBB belum sadar bahwa Indonesia menipu PBB dengan hasil rekayasa.
Adakah solusi lain selain referendum! Solusi lainya adalah deklonisasi selain self determination. Selain itu juga dialog dan Communist Vs Capitalist/ western vs eastern. maka menurut saya, bahwa dialog akan berkerucut pada perdebatan yang tidak menyimpulkan suatu hasil akhir antara Indonesia (Kolonial) dan kelompok separatisme Papua yang artinya dialog menjadi sebuah permainan dalam beberapa hari nanti. Namun kalau itu dianggap penting apalah Indonesia tidak membuka dialog sebab dialog hanya berdiskusi yang tidak menyimpulkan suatu hasil akhir. Bagaimana dengan Communist Vs Capitalist? Cara perlawan ini kembali ke Akar rumput rakyat merupahkan cara perlawanan yang “Vertical” rakyat lawan Pemodal melalui gerakan commune atau rakyat dengan cara mengembangkan kelas proletariat, secara sadar atau tidaknya Perampasan tanah Oleh transmigrasi akan ada dalam ancama dan dalamnya juga meningkatkan protes lainya tentang buruh dalam kapitalis, nelayan dll maka rakyat komune mempermudahkan menggugat Pepera 1969.!
AUTHOR: ADMIN
REPORTER: ABET MOTE
keterangan fhoto diatas adalah semangatnya memperjuangkan demi untuk papua merdeka from suatu negara yaitu NKRI. NABIRE KABARWAK...